Selamat Datang di Situs Resmi MGMP PAI SMKN 5 Surabaya

"Tata Niat, karena baik buruknya niat akan kembali pada yang berniat"

Nasionalisme sebagai bagian dari kerakter religius Murid

Cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman.

Gerakan Menulis Mushaf Al-Qur'an

Antusiasme Para Murid SMKN 5 Surabaya dalam belajar menulis Ayat-AYat Al-Qur'an.

Istiqomah Dalam Dendirikan sholat 5 Waktu

Dimulai dari Program Penguatan Karakter dan Materi PAI (PPKM PAI) di SMKN 5 Surabaya .

Pembiasaan Cinta Al-Qur'an

Pengembangan Program Tahfidz AL-Qur'an SMKN 5 Surabaya.

Subscribe Us

# SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI GURU MAPEL PAI SMKN 5 SURABAYA, NGAJI SEPANJANG HAYAT | INFO : SELAMA MASA PEMBELAJARAN DI RUMAH, PEMBELAJARAN PAI DIPUSATKAN DI SITUS RESMI INI, BAGI SISWA-SISWI SMKN 5 SURABAYA SILAHKAN KOORDINASI DENGAN GURU PAI MASING-MASING UNTUK BERSAMA-SAMA MEMBERDAYAKAN SITUS INI DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH # .....
Tampilkan postingan dengan label NGAJOL (NGAJI ONLINE). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NGAJOL (NGAJI ONLINE). Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 April 2021

PONDOK RAMADHAN ONLINE SMKN5 SURABAYA 1442 H

 



DOWNLOAD EDARAN RESMI 
PONDOK RAMADHAN 1442 H



PENGAJIAN ONLINE PONDOK RAMADHAN 
DITAYANGKAN DI CHANNEL YOUTUBE TV5 MDI




LINK : 


LINK : 


LINK : 


LINK : 


LINK : 



 


Senin, 03 Agustus 2020

CATATANKU [ Coretan Penuh Makna Sang Ustadz ]

Pena & Tinta | UAPKM UB - Kavling10

CATATANKU
oleh : Ust. Muchamad Sofyan Hadi, M.Pd.I
~___________________________________~


Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, dari mana kita belajar IKHLAS...

Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar SABAR...

Jika setiap do’a kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR...

Seorang yang dekat dengan ALLAH, bukan berarti tidak ada air mata..

Seorang yang taat pada jalan-Nya bukan berarti tidak ada kekurangan..

Seorang yang tekun berdo’a, bukan berarti tidak ada masa² sulit..

Biarlah Sang Penyelenggara Hidup yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena hanya Dia-lah yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang Terbaik..

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN..

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN..

Ketika hatimu terluka sangat dalam maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN..

Ketika kamu lelah & kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN & KETEGUHAN..

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN..

Ketika kamu harus membayar harga yang sebenarnya tidak perlu kamu tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI..

ALLAH SWT menempatkanmu di posisi yang sekarang, bukan karena kebetulan, tetapi karena rencana-Nya...

Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui KEMUDAHAN, KESENANGAN, dan KENYAMANAN...

Mereka dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN dan bahkan AIR MATA...

Tetap semangat…
Tetap sabar…
Tetap tersenyum…
Karena kamu sedang kuliah di universitas kehidupan...

Segala KEPAHITAN dlm kehidupan mu insyaallah PASTI akan terselip sesuatu yg MANIS, semua butuh USAHA & YAKIN...

Setuju???

Wallahu a'lam insyaallah bermanfaat...

Selasa, 28 Juli 2020

NGAJOL (EDISI KANGEN NGAJI) - PUASA AROFAH DAN TARWIYAH BESERTA FADHILAHNYA

PUASA AROFAH DAN TARWIYAH BESERTA FADHILAHNYA

Oleh : Ust. Muchamad Sofyan Hadi, M.Pd.I

Tata Cara Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah, Niat, Waktu, Keutamaan

PUASA ARAFAH adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni tanggal 9 Dzulhijah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji. Adapun teknis pelaksanaannya mirip dengan puasa-puasa lainnya.

Adapun tentang fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah didasarkan pada hadits berikut ini :

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)

Para ulama menambahkan adanya kesunnahan puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada hari Tarwiyah, yakni pada tanggal 8 Dzulhijjah. Ini didasarkan pada satu redaksi hadits lain, bahwa Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun. Dikatakan bahwa hadits ini dloif (tidak kuat riwayatnya) namun para ulama memperbolehkan mengamalkan hadits yang dloif sekalipun sebatas hadits itu diamalkan dalam kerangka fadla'ilul a’mal (untuk memperoleh keutamaan), dan hadits yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah aqidah dan hukum.

Selain itu, memang pada hari-hari pada sepersepuluh bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang istimewa untuk menjalankan ibadah seperti puasa. Abnu Abbas RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِيْ أَياَّمُ اْلعُشْرِ قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ! وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ إلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهُ فَلَمْ يَرْجِعُ مِنْ ذَلِكَ شَيْءٌ

Diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulallah, walaupun jihad di jalan Allah? Rasulullah bersabda: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya atau menjadi syahid. (HR Bukhari)

 

Bagi kaum Muslimin yang mempunyai tanggungan puasa Ramadhan juga disarankan untuk mengerjakannya pada hari Arafah ini, atau hari-hari lain yang disunnahkan untuk berpuasa. Maka ia akan mendapatkan dua pahala sekaligus, yakni pahala puasa wajib (qadha puasa Ramadhan) dan pahala puasa sunnah. Sebagaimana didalam kitab Fatawa al-Kubra pada bab tentang puasa :

يُعْلَمُ أَنَّ اْلأَفْضَلَ لِمُرِيْدِ التََطَوُّعِ أَنْ يَنْوِيَ اْلوَاجِبَ إِنْ كَانَ عَلَيْهِ وَإِلَّا فَالتَّطَوُّعِ لِيَحْصُلَ لَهُ مَا عَلَيْهِ

Diketahui bahwa bagi orang yang ingin berniat puasa sunnah, lebih baik ia juga berniat melakukan puasa wajib jika memang ia mempunyai tanggungan puasa, tapi jika ia tidak mempunyai tanggungan (atau jika ia ragu-ragu apakah punya tanggungan atau tidak) ia cukup berniat puasa sunnah saja, maka ia akan memperoleh apa yang diniatkannya.

Wallahu A'lam


gpaismkn5sby. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts